Jumat, 01 Mei 2015

I'm Not The Only One

Selamat datang bulan Mei..


Cuma mau post lagu, yang beberapa saat terakhir lagi suka-sukanya aku nyanyiin. Yah walau suaraku ga bagus, cukup lah teriak-teriak di kamar sambil dengerin lagu ini.

I'm Not The Only One
by Sam Smith


You and me we made a vowFor better or for worseI can't believe you let me downBut the proof is in the way it hurts
For months on end I've had my doubtsDenying every tearI wish this would be over nowBut I know that I still need you here
[Chorus:]You say I'm crazyCause you don't think I know what you've doneBut when you call me babyI know I'm not the only one
You've been so unfaithfulNow sadly I know whyYour heart is unobtainableEven though you don't share mine
[Chorus:]You say I'm crazyCause you don't think I know what you've doneBut when you call me babyI know I'm not the only one
I have loved you for many yearsMaybe I am just not enoughYou've made me realise my deepest fearBy lying and tearing us up
[Chorus:]You say I'm crazyCause you don't think I know what you've doneBut when you call me babyI know I'm not the only oneI know I'm not the only oneI know I'm not the only oneAnd I know...I know I'm not the only one

Senin, 20 April 2015

Tanjung Pesona Beach Resort and Spa

Berbicara tentang pantai di Bangka ga bakal ada habisnya. Dari segi nama aja udah keliatan "Kepulauan Bangka Belitung", karena bentuknya pulau jadi pasti banyak pantai-pantai dong di sekelilingnya.




Kali ini aku akan menulis tentang keindahan di Pantai Tanjung Pesona, dari cerita sebelumnya bahwa pantai ini dekat sekali dengan Kuil Pagoda Vihara Puri Tri Agung. Maka selepas mengunjungi Kuil tersebut, sekalian aku mengunjungi Pantai Tanjung Pesona ini. Pantai ini berlokasi di Jalan Pantai Rebo, Sungailiat Bangka. Jadi arahan jalan menuju Pantai Tanjung Pesona ini dari kota Pangkalpinang melaju ke utara menuju ke Sungailiat. Perjalanan dari Pangkalpinang kota sampai lokasi membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan.


Pantai dengan nama resminya Tanjung pesona Beach Resort and Spa ini merupakan salah satu dari dua pantai yang sudah berbentuk resort di Kabupaten Bangka, artinya sudah ada pengelolaan yang terawat di dalamnya. Area resort ini sangat luas. Tidak heran resort ini sudah dilengkapi dengan full fasilitas di antaranya hotel bintang 4 yang memiliki 63 kamar dengan berbagai tipe yang dilengkapi dengan fasilitas ball room dan meeting class room untuk kegiatan pertemuan atau seminar. Selain fasilitas mewah yang ditawarkan, di dekat/pinggir pantai ini terdapat lahan untuk bermain anak yang dilengkapi dengan mainan anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit dll dan lahan yang teduh dikelilingi banyak pohon untuk sekedar duduk bersantai menyantap cemilan. 



Suasana pantai sangat mendayu-dayu. Dengan banyaknya bebatuan pantai yang besar, kita bisa naik ke atas batu dan melihat keindahan pantai yang membujur sepanjang mata memandang. Pemandangan air laut, bangunan resort, bebatuan yang tersebar di pinggir pantai, pepohonan yang menghijau di ujung, perfect! Apalagi didekat resortjuga terdapat bangunan seperti jembatan yang menjorok kepantai dengan ujung sebuah pedopo kecil, tempat ini juga merupakan salah satu spot yang strategis untuk menikmati keindahan lain dari Pantai Tanjung Pesona. Di dalam pendopo kita bisa lebih dekat dengan air dan memandang jauh ke tengah laut.

Alhamdulillah, Resmi 100%!

Hebohnya kayak foto wisudaan ya? Hayo tebak aku yang mana??
Alhamdulillah.

Kiranya hari ini menjadi hari yang membahagiakan untukku dan rekan-rekan kerja seangkatanku. Karena pada hari ini, Senin 20 April 2015 kami CPNS BPKP tahun 2014 telah resmi dilantik, disumpah jabatan, dan dibagikan SK PNS serta SK PFA. Otomatis kami udah resmi jadi PNS dong ya, juga udah resmi menyandang gelar sebagai PFA (Pejabat Fungsional Auditor), wingggggggg!

Untuk itu wajiblah kita mengabadikan moment yang langka itu.


Berfoto ria dengan bapak-bapak Korwas, bapak Kaper, dan bapak Rohaniawan yang telah membantu dalam acara sumpah PNS.


Aku perkenalkan bapak-bapak senior dari kiri ke kanan: Korwas Bid IPP Pak Kahar-Kasubbag Kepegawaian Pak Marwanta Purba-Kabag TU Pak Angka Subaran Wiradisastra-Rohaniawan Islam dari Kemenag-Kepala Perwakilan Pak Ramli Midian Sihombing-Rohaniawan kristen dari Kemenag-Korwas Bid Investigasi Pak Kasmual-Korwas Bid P3APIP Pak Fauzi-Korwas Bid APD Pak Susanto-Korwas Bid AN Pak Welly Brordus MRH.

Kalau yang ini masih formasi sama ditambah bapak dalnis di sebelah kanan belakang Pak Toga Sihombing-Pak Yulius Sebrang Lor.

Inilah foto kami ber-19 CPNS BPKP 2014 penempatan (sementara) di Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Belakang dari kiri ke kanan: Yoan-Agustin-Dilla-Keisha-Ori-Dewi Marpaung-Dewi Asih-Retno-Suci-Citra-Beatrice-Nizmah-Raisha-Marina
Bawah: Samsu-Wahyu-Dimas-Mega-Tedy

Semoga semakin kompak dan semangat ya!


Tidak lupa berfoto dengan the girls (Suci-Dewi Asih-Dewi Marpaung-Aku sendiri-Keisha).


Ini loh (...@#%#@...!) Apa loh???

Minggu, 19 April 2015

Klenteng Sam Poo Kong Semarang, Wisata Klenteng Yang Bersejarah

Mungkin ini adalah cerita lama, karena sudah tahun 2011 aku mengunjungi tempat ini. Karena sedang berbicara tentang kuil, aku jadi teringat tentang sebuah kuil atau sering disebut klenteng di provinsi tempat tinggalku. Namanya Klenteng Sam Poo Kong. Letaknya ditengah kota Semarang, sebuah ibukota provinsi Jawa Tengah. Lebih tepatnya berada di Jalan Simongan Raya, Semarang.

Pintu masuk dekat loket Sam Poo Kong.

Aku dulu sering ke Semarang, entah itu hanya mengunjungi teman dekatku yang kebetulan melakukan studi di Semarang, atau pernah juga sempat mendaftar diri bekerja di Semarang seusasi kelulusanku di Perguruan Tinggi. Dulu aku sangat penasaran dengan klenteng ini, karena mendengar dan pernah melihat foto temen tentang kemegahan bangunannya. Di tahun 2011, barulah aku merealisasikan untuk mengunjungi Klenteng Sam Poo Kong ini.

Setelah kita masuk melewati pintu gerbang, kita akan melihat sebuah batu yang bertuliskan dengan huruf china. Itulah di bawahnya terdapat bangunan bawah tanah, maka bangunan ini juga terkenal dengan sebutan Goa Batu oleh orang sekitar.




Di dalam area klenteng di dominasi warna merah yang bernuansa china, tidak lupa dihiasi banyak lampion yang digantung di pohon beringin besar.



Terlepas dari berbagai sejarah yang tertuang di dalamnya, klenteng ini sekarang digunakan untuk tempat sembahyang. Di dalam area klenteng ini sangat sangat luas. Selain bangunan utama berupa Goa Batu, klenteng ini juga terdiri dari satu bangunan yang besar dan dua bangunan yang lebih kecil lain untuk sembahyang.



Bangunan salah satu klenteng yang sedang kena renovasi saat aku berkunjung ke sana.

Di tengah area halaman terdapat patung besar. Diduga patung ini adalah patung Sam Po Tay Djien.


Lalu foto-foto lain di sekitar area klenteng bisa dilihat sebagai berikut:




Color Fun Run Pangkalpinang 19 April 2015

Event kayak gini lagi jadi trend sepertinya, yah walau kebanyakan pesertanya adalah abg-abg macam anak sekolahan, but we were enjoying it!

The Girls (Keisha-Dewi-Demar-Suci-Retno)

Berasa flashback ke jaman putih abu-abu aja, hehe, iya karena acaranya kayak pensi SMA. Kebanyakan yang pentas memberikan pertunjukan adalah mewakili dari beberapa SMA. Kata iklan, ga kotor itu ga belajar, jadi kita ikutan deh event ini, haha, ngeles ya.

Color Fun Run atau sering disebut Color Run ya pastinya lari ya. Walau pada prakteknya cuma color walk alias pada jalan semua. Pada prinsipnya kita lari mengikuti rute dan di sepajang jalan ada beberapa spot yang dijaga oleh panita membawa tepung warna yang akan disemprotkan pada para peserta Color Run. Jangan malu-malu ya, karena serunya berada saat seluruh badan kita dari rambut sampai kaki terkena tepung cat warna-warni. Untuk bagian wajah jangan khawatir, karena dari pendaftaran sudah diberikan kacamata dan slayer untuk menutupi mata dan wajah atau lebih ke hidung agar tepung yang disemprotkan tidak menggangu pernafasan.

Tiket = 98.ooo IDR
Kelengkapan yang didapat:
- kaos
- kacamata hitam
- slayer
- nomor dada
- kupon undian


Rute yang ditempuh sekitar 5,9 km. Lumayan jauh kan kan, aku aja sampai gempor capek berasa pengen naik angkot di tengah jalan. Namun dengan tekad dan kerja keras yang kuat, aku bisa melewatinya. Prok Prok Prok!!! :-D :-D :-D Rute yang di maksud adalah start dari Lapangan Merdeka lalu ke utara melewati Jalan Sudirman sampai lampu merah timah belok kiri, lalu sebelum RS Bakti Timah belok kiri, jalan terus melewati Jalan Kapten Munzir, jalan terus sampai melewati Jalan Kenanga sampai mentok di lampu merah dekat Masjid Jami' lalu belok kiri melewati Jalan Masjid Jami' sampai di lampu merah (karaoke Diva) lalu belok kiri lagi menyusuri Jalan Sudirman sampai finish di Lapangan Merdeka lagi.

Setelah sampai finish acara belum selesai masih di selingi beberapa pertunjukan dance yang diikuti oleh para peserta dengan diguyurnya air ke arah peserta dari arah atas. Di sekitar panggung juga disediakan beberapa booth untuk dibuat berfoto ria dengan berbagai propertinya, seperti keasikan kita berfoto di booth instagram ini.



Lalu photo booth dengan background Color Fun Run.





Pembagian doorprice jadi acara finalnya. Sambil mendengarkan MC membacakan doorprice, menikmati jajanan di pinggir lapangan sepertinya enak.



Oke, cukup sekian. See you in another story.

Kamis, 16 April 2015

Kuil Itu Bernama Pagoda Vihara Puri Tri Agung

Liburan di Bangka Belitung sekarang tidak hanya identik dengan liburan ala-ala pantai. Bangka Belitung memang terkenal dengan beribu pantai yang sangat cantik dan masih bersih, namun siapa sangka banyak sekali wisata kuil yang ada di provinsi yang beribukota di Pangkalpinang ini.
Gambar Pagoda Vihara Puri Tri Agung dari samping.

Kuil yang terdapat Patung besar Dewi Kwan Im itu bernama Pagoda Vihara Puri Tri Agung. Puri ini berada di Kabuaten Sungailiat, Bangka Belitung. Puri Tri Agung ini oleh masyarakat sekitar sering juga disebut dengan kuil shaolin, karena memang bangunannnya yang mirip kuil shaolin. Puri yang konon membutuhkan waktu pembangunan selama 12 tahun ini berdiri dengan bangunan kokoh dan megah, bertempat di atas sebuah pantai. Pantai yang dimaksud adalah Pantai Tikus atau Pantai Nirwana. Tak heran, dari puri ini kita bisa melihat keindahan Pantai Tikus yang tepat berada di bawah puri. Selain Pantai Tikus, puri ini berada di sebelah selatan Resort Pantai Tanjung Pesona. Jadi, kalau kalian akan merencanakan mengunjungi Tanjung Pesona, bisa  terlebih dahulu melewati Puri ini dan singgah menikmati pemandangan puri yang menyatu dengan pantai.

Patung Dewi Kwan Im di samping Puri.

Puri ini baru diresmikan pada Januari 2015 kemarin. Puri Tri Agung sangat ramai dikunjungi oleh para wisatawan, terlebih di akhir pekan. Para Wisatawan itupun datang dari berbagai daerah, bukan hanya orang asli Bangka.  Puri yang digunakan untuk tempat beribadah ini juga digunakan untuk tempat acara perayaan seperti perayaan Cap Gomeh yang luar biasa ramai.

Pemandangan depan puri yang merupakan Pantai Tikus atau Pantai Nirwana.

Rabu, 15 April 2015

Ego

Love expects nothing, and anything seems like everything. Ego expects something, and everything seems like nothing.

Tidak terlalu paham dan mendalami maksud dari kata-kata di atas, hanya saja aku sedang ingin bercerita tentang apa yang sudah aku pelajari dalam hidup ini terlebih akhir-akhir ini.

Aku tidak pernah membayangkan hidupku akan berubah sebegini drastisnya hanya dalam hitungan satu tahun terakhir. Hidup yang tidak pernah aku terka akan sebegini aku rasa indah (tergantung dari sisi mana kita merasakan) atas segala rencana-Mu. Adalah takdir-Mu yang menjadikanku begini. Hidup dalam kesendirian yang jauh dari hiruk pikuk keluarga, dalam rantauan.



Adalah ego yang memberikan sumbangan besar untuk hidupku sekarang. Ya, egoku sendiri. Dulu memang aku sempat menjelma menjadi orang yang sangat egois dalam hidup ini. Tapi aku tak menyesalinya, justru dialah yang menjadikanku sosok yang kokoh seperti sekarang. Yang menjadikanku juga lebih peka terhadap kehidupan dan segala yang ada di dalamnya. Ego pun yang menghilangkan cintaku.

Kata orang aku terlalu pemilih. Ah, maksudnya bukan pemilih juga kali. Apa salah aku lebih selektif dan memilih mana orang yang akan menjadi pendampingku seutuhnya dalam hidup ini? Tapi sedang bergeser dari kata 'pemilih', mungkin aku juga pasrah menyerahkan segala takdir hanya pada-Mu ya Rabb. Aku sedang tidak ingin terlalu memikirkan tentang semua itu, aku hanya ingin semua itu berjalan naturally. Artinya tanpa dibuat-buat, tanpa dicari-cari, tanpa dinanti-nanti, tau-tau ada sendiri, hehe. Bukankah janji-Mu nyata, setiap yang ada di dunia ini berpasang-pasangan, terlebih orang yang baik adalah untuk yang baik pula. Jadi untuk apa memusingkan kata orang, tinggal menunggu waktu saja kan? InsyaAllah mendapat yang terbaik untuk yang terbaik.