Tampilkan postingan dengan label BPKP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPKP. Tampilkan semua postingan

Senin, 20 April 2015

Alhamdulillah, Resmi 100%!

Hebohnya kayak foto wisudaan ya? Hayo tebak aku yang mana??
Alhamdulillah.

Kiranya hari ini menjadi hari yang membahagiakan untukku dan rekan-rekan kerja seangkatanku. Karena pada hari ini, Senin 20 April 2015 kami CPNS BPKP tahun 2014 telah resmi dilantik, disumpah jabatan, dan dibagikan SK PNS serta SK PFA. Otomatis kami udah resmi jadi PNS dong ya, juga udah resmi menyandang gelar sebagai PFA (Pejabat Fungsional Auditor), wingggggggg!

Untuk itu wajiblah kita mengabadikan moment yang langka itu.


Berfoto ria dengan bapak-bapak Korwas, bapak Kaper, dan bapak Rohaniawan yang telah membantu dalam acara sumpah PNS.


Aku perkenalkan bapak-bapak senior dari kiri ke kanan: Korwas Bid IPP Pak Kahar-Kasubbag Kepegawaian Pak Marwanta Purba-Kabag TU Pak Angka Subaran Wiradisastra-Rohaniawan Islam dari Kemenag-Kepala Perwakilan Pak Ramli Midian Sihombing-Rohaniawan kristen dari Kemenag-Korwas Bid Investigasi Pak Kasmual-Korwas Bid P3APIP Pak Fauzi-Korwas Bid APD Pak Susanto-Korwas Bid AN Pak Welly Brordus MRH.

Kalau yang ini masih formasi sama ditambah bapak dalnis di sebelah kanan belakang Pak Toga Sihombing-Pak Yulius Sebrang Lor.

Inilah foto kami ber-19 CPNS BPKP 2014 penempatan (sementara) di Perwakilan BPKP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Belakang dari kiri ke kanan: Yoan-Agustin-Dilla-Keisha-Ori-Dewi Marpaung-Dewi Asih-Retno-Suci-Citra-Beatrice-Nizmah-Raisha-Marina
Bawah: Samsu-Wahyu-Dimas-Mega-Tedy

Semoga semakin kompak dan semangat ya!


Tidak lupa berfoto dengan the girls (Suci-Dewi Asih-Dewi Marpaung-Aku sendiri-Keisha).


Ini loh (...@#%#@...!) Apa loh???

Sabtu, 03 Januari 2015

Selamat Tahun Baru 2015


Selamat Tahun Baru 2015..

Tak terasa sudah berganti tahun saja, ah, sudah 2015. Apa saja pencapaian dari tahun sebelumnya? Apakah sudah sesuai target kita? Seberapa jauh target mendekati hasil? kalau ditelusur bakal panjang banget, yang jelas harapanku di tahun ini bisa senantiasa menjadi manusia yang lebih baik dari tahun yang sebelumnya, diberi kesehatan selalu untukku dan keluarga, semakin sukses dalam berkarir, lancar rejeki dan dipermudah dalam segala hal, diberi bahagia dan barrakah yang berlimpah, bisa cepat kembali ke Jawa, dan segera menemukan jodoh yang terbaik, aamiin aamiin amiin ya Rabbal'alamin.

Tahun baru kali ini aku lewati di tempat perantauan baruku, di Pangkalpinang, Bangka. Sudah sekitar 2 bulan aku menjalani hidup baruku di sini, yang tentu lebih jauh dari keluarga. Sedih adalah satu kata yang dapat melukiskan keadaanku sekarang. Sakit adalah cara Allah untuk melebur dosaku, ya kemaren aku sempet pulang ke rumah dan baru sampai Bangka lagi pada tanggal 30 Desember malam. Dan tak tau keesokan harinya badanku terasa tidak enak. Dan otomatis aku melewati tahun baru kali ini dengan sedih dan sakit, namun aku tetap ingin bersyukur atas semua rasa ini. Sejenak memang aku ingin terus mengeluh, aku sudah hampir menyerah, dan bahkan sewaktu di rumah aku sudah hampir tak mau lagi kembali ke tempat ini. Di sepanjang perjalananku diantar ke Bandara oleh bapak dan mamahku, mereka selalu menguatkanku. Merekalah yang membuatku bertahan dalam keadaan seperti ini. Tak henti berbagai petuah dan perkataan yang bertujuan menghibur keluar dari mulut manis mereka. Dan yang ada hanya rasa haru pengen menangis di pangkuan mamahku. Yang selalu aku ingat bahwa segala yang Kau beri adalah yang terbaik untuk hamba-Mu, tak terkecuali.


Malam tahun baru 2015 ini aku habiskan bersama teman-teman kantorku di Bangka Belitung. Merekalah teman dan keluargaku di sini. Merekalah tempatku berbagi dan berkeluh kesah atas semua keadaan ini. Ya setidaknya bersama mereka aku bisa melupakan kesedihanku, sejenak.

Suasana asik malam itu berjalan cukup lancar. Dari mulai bakar-bakar ikan dan hasil laut lain, masak-masak sayur, membuat es, makan bersama, doa bersama, karaoke, dan melihat kembang api sebagai tanda telah terlewatinya tahun 2014 yang berganti ke tahun 2015. Selamat datang 2015, semoga menjadi tahun yang lebih baik. Terimakasih teman, kalian adalah keluarga keduaku di sini.

Rabu, 05 November 2014

Petugas Piket Diklat Pembentukan Auditor Ahli/Jabatan Fungsional Auditor (JFA) BPKP


Selamat pagi, selamat bekerja guys..

Di kantor bingung mau ngapain belum ada banyak kerjaan, nah aku mau share ni tentang pengalaman dalam dunia kerjaku. Pekerjaanku di sini memang jadi auditor, dan sebagai auditor itu mempunyai prinsip palu gada kalau kata ibu sestama, artinya apa yang lu minta gua ada, hahaha. Yang kurang lebih jadi auditor itu harus bisa mengerti dan melalukan segala macam pekerjaan. Misal setiap ada penugasan baru ya mau ga mau kita harus belajar dan belajar lagi menguasai materi tentang penugasan yang dimaksud.



Nah, bulan September kemaren aku berkesempatan mendapatkan pengalaman baru, yaitu jadi petugas piket Diklat Pembentukan Auditor Ahli gelombang 3, secara aku sudah mengikuti diklat tersebut pada gelombang 2. Seharusnya segala macam pengadaan diklat sudah diurus dari Pusdiklatwas BPKP yang berlokasi di Bogor. Tapi entah kenapa khusus diklat gelombang 3 ini mereka meminta bantuan dari BPKP Pusat sebanyak 3 orang tambahan.



Selama 19 hari mendapatkan penugasan sebagai petugas piket diklat ini tidak begitu sulit. Selain karena tugas-tugasnya lumayan simple, aku juga sudah pernah mengikuti beberapa diklat dan sudah familiar melihat keseharian tugas piket yang mendampingi di setiap kelas. Mungkin hanya membutuhkan ketelitian dan ketelatenan. Dan menurutku, tidak ada kesulitan yang berarti, hanya saja mungkin terlalu sibuk di awal yaitu di hari pertama diklat karena banyak berkas yang harus di urus. Setelah itu ritme pekerjaan akan berjalan dengan sendirinya. Selain itu, petugas piket senior juga sangat begitu baik dan sabar membimbing bahkan membantu pekerjaanku sehingga pekerjaan terasa ringan. Dan tentunya kemudahan ini berasal dari para LO (Liaison Officer) yang sangat baik dalam membimbing dan mengarahkan.

Tugas petugas piket Diklat Jabatan Fungsional Auditor BPKP adalah sebagai berikut:
  • Dalam pembukaan diklat menyiapkan presensi peserta dan membagikan nametag peserta.
  • Menyiapkan kelas, memantau bahwa kelas sudah dalam kondisi siap untuk proses pembelajaran.
  • Membagikan tas, modul, dan ATK kepada peserta diklat.
  • Mengumpulkan biodata peserta diklat dengan melampirkan foto, fc SK CPNS, ST diklat, dan fc Ijazah terakhir.
  • Menyiapkan sarana penunjang diklat seperti LCD dan layar, mic, spidol, kertas flowcart dan hal lain yang diperlukan.
  • Memberikan presensi untuk peserta diklat setiap harinya di pagi, siang, dan sore hari. (tanda tangan oleh widyaiswara dan ketua kelas)
  • Memberikan lembar penilaian peserta diklat kepada widyaiswara. (tanda tangan oleh widyaiswara)
  • Memberikan lembar evaluasi widyaiswara terhadap jalannya penyelenggaraan diklat. (tanda tangan oleh widyaiswara dan ketua kelas)
  • Memberikan lembar evaluasi peserta diklat tentang widyaiswara dan materi diklat setiap pergantian materi diklat atau pergantian widyaiswara.
  • Merotasi tempat duduk dengan memindahkan name table.
  • Menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan oleh widyaiswara.

Itulah sedikit pengalaman yang bisa aku bagikan, pekerjaan yang tidak sulit namun cukup melelahkan. Aku senang mendapatkan pengalaman baru tersebut, tapi agak canggung juga karena menjaga kelas yang pesertanya adalah teman-teman seangkatan sendiri, fufuuuu. *_*

Kamis, 04 September 2014

Penempatan CPNS BPKP 2014 Gelombang 1

Setelah diklat Pembentukan Auditor Ahli / Jabatan Fungsional Auditor (JFA) berakhir, CPNS BPKP angkatan 2014 akan segera ditempatkan pada kantor perwakilan BPKP seluruh Indonesia. Keberangkatan CPNS tersebut diperkirakan pada awal bulan Oktober 2014. Untuk plot Penempatan CPNS BPKP 2014 Gelombang 1 bisa dilihat di sini

Minggu, 24 Agustus 2014

Diklat Pembentukan Auditor Ahli / Jabatan Fungsional Auditor (JFA) BPKP

Bulan Agustus ini sedang menjadi bulan yang agak sibuk. Sibuk dengan kegiatan diklat yang menghabiskan seharian waktuku di dalam kelas diklat. Setelah diklat Prajabatan dan diklat matrikulasi (yang belum sempat aku tuliskan) masih ada diklat wajib lagi yang harus ku jalani sebelum 100% masa pengangkatanku menjadi Pegawai Negeri Sipil, yaitu Diklat Pembentukan Auditor Ahli / Jabatan Fungsional Auditor (JFA) di BPKP.

Diklat ini agak rumit, bagiku, karena latar belakang pendidikanku yang bukan berasal dari jurusan akuntansi. Sebagian besar auditor memang dilahirkan dari jurusan akuntansi. Namun mulai tahun angkatanku, BPKP merekrut pegawai dari berbagai disiplin ilmu termasuk di dalamnya jurusanku, manajemen. Oleh karenanya, untuk mensejajarkan antara jurusan lain dan jurusan akuntansi, sebelum diklat ini selain dari jurusan akuntansi telah diikutsertakan untuk mengikuti diklat matrikulasi.

Walaupun aku sudah mengikuti diklat matrikulasi, namun untukku bukan perkara yang mudah untuk belajar tentang akuntansi dan audit. Akuntansi dan audit semacam momok yang mengerikan bagiku, pikirku sewaktu melamun dalam kelas diklat JFA. Pikiranku menerawang jauh ke depan membayangkan hal-hal nanti yang akan terjadi. Yang selanjutnya aku hampir tak mengerti mengenai hal apa saja yang dijelaskan oleh widyaiswara di depan kelas. Namun, widyaiswara begitu tanggap akan kesulitan yang kami rasakan. Mereka mencoba merangsang pemikiran kami dengan cara-cara pembelajaran adult, dengan memberikan study kasus, diskusi, atau hanya bertanya tentang pendapat kami tentang suatu permasalahan.

Apa itu Diklat Pembentukan Auditor Ahli:
Diklat Pembentukan Auditor Ahli adalah diklat untuk kami dari golongan III A untuk menjadi auditor sepenuhnya, yang selanjutnya bisa mengerjakan pekerjaan audit di berbagai lembaga. Diklat ini dilaksanakan 19 hari dengan 180 jam latihan dan 10 mata diklat utama.

Tujuan Diklat Pembentukan Auditor Ahli:
Diklat Pembentukan Auditor Ahli adalah suatu diklat yang dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keahlian/ketrampilan, dan sikap profesional dengan dilandasi kepribadian dan etika agar dapat melaksanakan tugas-tugas pengawasan secara profesional, efisien, dan efektif serta sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Sasaran Diklat Pembentukan Auditor Ahli:

  1. Memiliki pengetahuan, keahlian/ketrampilan, dan sikap profesional sesuai dengan standar kompetensi auditor.
  2. Mampu mengimplementasikan pengetahuan, keahlian/ketrampilan, dan sikap profesional yang dimiliki dalam pelaksanaan tugas-tugas pengawasan secara efisien dan efektif.
  3. Mampu memelihara dan mengembangkan pengetahuan, keahlian/ketrampilan, dan sikap profesional secara berkelanjutan sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahua dan teknologi di bidang pengawasan.

Syarat yang harus dikumpulkan untuk mengikuti Diklat Pembentukan Auditor Ahli:

  1. Formulir yang telah disediakan dan diisi
  2. Fotocopy SK CPNS
  3. Fotocopy Ijasah S1 terakhir
  4. Surat Tugas diklat (ST)
  5. Foto 3x4 berlatar merah 3 lembar

Modul-Modul pelajaran dalam Diklat Pembentukan Auditor Ahli:

  1. Kode Etik dan Standar Audit Intern : 20 jam
  2. Komunikasi Audit Intern : 10 jam
  3. Manajemen Pemerintahan Pusat : 25 jam
  4. Manajemen Pemerintahan Daerah : 25 jam
  5. Tata Kelola, Pengelolaan Risiko, dan Pengendalian Intern : 30 jam
  6. Audit Intern : 20 jam
  7. Praktek Audit Intern Audit Kinerja : 20 jam
  8. Audit Investigasi : 10 jam
  9. Reviu Laporan Keuangan : 10 jam
  10. Evaluasi AKIP : 10 jam

Setiap modul diklat disertai dengan buku kerja. Modul berisi penjelasan tentang berbagai bahasan dan penjelasan tentang materi yang harus dipelajari, sedangkan buku kerja berisi berbagai kasus-kasus untuk latihan. Oya, sebelum menginjak pada materi diklat pertama, untuk introduction kita diberi materi tentang penjelasan JFA dan pola diklat. Di dalamnya juga disertai tentang materi tentang Gratifikasi dan Whistleblowing System agar kita bisa mengemban amanah dengan baik sebagai aparat pemerintah. Karena adanya kita disini bukan hanya sebagai pengawas keuangan, namun lebih umum sebagai masyarakat yang harus menjaga negara dari berbagai tindak kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat. Akhir kata aku ucapkan salam sukses dan say big no to gratifikasi ya guys! :)