Tampilkan postingan dengan label Singapura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Singapura. Tampilkan semua postingan

Kamis, 10 September 2015

Transportasi Umum di Singapura, Peta MRT Singapura

Kalau kita liburan di Negara ini, mau gimana sih kita disana? Mmm, terlebih kalau kita ga pake tour travel, melainkan jalan sendiri. Jangan khawatir, karena sejatinya Singapura adalah Negara yang sangat tertata dan aman. Selain negara ini kecil dan berupa kota semua, hampir dari segala penjuru tempat telah dilalui oleh transportasi ini, yaitu MRT dan LRT. Mass Rapid Transit atau orang lebih kenal dengan MRT menghubungkan hampir semua wilayah utama Singapura, sedangkan LRT untuk menghubungkan wilayah cakupan lokal seperti perumahan. MRT adalah kereta api bawah tanah, makanya stasiunnya pun kebanyakan ga keliatan dari atas. Namun di sekitar stasiun pasti ada petunjuk arah/papan gambar yang menunjukkan kalau di wilayah tersebut ada stasiun kereta. Dijamin deh, naik sekali bakal ketagihan karena keretanya enak, nyaman, bersih, dan cepat tanpa hambatan.

Di setiap stasiun terdapat papan peta petunjuk arah, kalau kalian belum hafal rute kereta atau lupa membawa peta sendiri, bisa melihat di papan ini. Di setiap stasiun juga terdapat General Ticketing Machine (GTM) untuk pembelian tiket, petugas informasi penumpang (passanger service), dan papan informasi. Singapura adalah Negara yang bersih dan penduduknya menjunjung tinggi nilai kedisiplinan, oleh karenanya inilah beberapa larangan di sekitar stasiun MRT, jangan coba-coba di langgar kalau tidak ingin dikenai denda, lebih baik kita taati saja karena sebagai orang pendatang, hehe:
1. Dilarang merokok
2. Dilarang makan dan minum di MRT
3. Dilarang membawa bahan-bahan mudah terbakar seperti bensin, minyak tanah
4. Dilarang membawa durian
5. Dilarang memuang sampah sembarangan
6. Dilarang meludah di stasiun
Dan juga ini tips, kalau menggunakan eskalator sebaiknya menggunakan lajur sebelah kiri. Karena orang Singapura terkenal disiplin dan pekerja keras, seringkali lajur kanan eskalator digunakan mereka yang tetap jalan walaupun menggunakn eskalator. 

Selanjutnya, ada beberapa macam kartu untuk dapat naik kereta:
1. Tiket standar
Tiket ini bisa dibeli di mesin GTM, tiket sekali beli untuk sekali jalan. Cara mendapatkan tiket ini sangat mudah, lihat di layar petunjuk GTM. Pilihlah "Buy Standard Ticket" dengan cara menyentuhnya di layar, selanjutnya pilih stasiun stasiun tujuan. Mesin akan menghitung ongkos tiket anda. Lalu masukkan uang sebesar yag diminta oleh mesin pada slot uang kertas atau koin. Jika anda memberikan uang yang lebih, mesin akan otomatis memberikan pengembalian.
2. EZ link dan Singapore Tourist Pass
Ini alternatif tiket lain, kalau kalian berencana lama di Singapura dan berencana menggunakan MRT sebagai transportasi sehari-hari, kartu EZ link dan Singapore Tourist Pass menjadi pilihan. Dengan membeli kartu ini sekali EZ link (S$ 12) dan Singapore Tourist Pass (S$ 8/hari). Kartu EZ link membeli kartu sebesar S$ 12 namun yang bisa dipakai hanya S$5, selanjutnya bisa menambah deposit dengan me-top up tiket. Penggunaannya sangat gampang, saat kalian akan masuk ke peron kereta, akan ada pembatasan masuk. Tinggal tempelkan tiket, lalu pintu batas akan terbuka. Masuklah dan tunggu keretanya datang. Pengurangan deposit akan dilakukan saat keluar dari peron stasiun tujuan, setelah turun dari kereta carilah pintu batas seperti yang tadi. Tempelkan tiket lalu pintu batas peron akan terbuka dan deposit tiket kita akan otomatis berkurang.

Peta MRT Singapura (klik untuk zoom)

Selanjutnya dapat dilihat dalam peta, MRT mempunyai empat jalur.
1. Jalur warna merah merupakan jalur North South Line (NS) yang menghubungkan Jurong East sampai Marina Bay.
2. Jalur warna hijau merupakan jalur East West Line (EW) yang menghubungkan Pasir Ris sampai Joo Koon. Changi Airport juga menggunakan jalur ini namun hanya sampai di perpotongan Tanah Merah.
3. Jalur warna merah merupakan jalur North East Line (NE) yang menghubungkan Punggol sampai HarbourFront.
4. Jalur warna kuning merupakan jalur Circle Line (CL) yang menghubungkan HarbourFront sampai Bras Basah.

Cara membaca peta MRT sangat mudah, misalnya kalian dari stasiun Potong Pasir ingin menuju ke stasiun Little India, karena stasiun ini berada pada satu jalur ungu maka cukup menggunakan satu MRT saja dengan jalur warna ungu  jalur North South Line (NS). Namun, akan menjadi agak membingungkan ketika stasiun asal dan tujuan kita tidak berada dalam satu jalur warna. Misalkan kita dari stasiun Potong Pasir menuju stasiun Joo Koon. Karena dua stasiun ini tidak berada dalam satu jalur warna, maka kita cari perpotongan stasiunnya yang ditandai dengan bulatan berwarna putih yang saling terhubung. Dari Potong Pasair kita naik MRT jalur warna ungu NE, sampai stasiun Outram Park turun dari MRT lalu jalan menuju stasiun Outram Park yang berada dalam jalur hijau EW. Selanjutnya tunggu MRT datang naiklah menuju stasiun Joo koon. Cukup gampang kan? Jangan khawatir juga saat di dalam MRT kita akan kelewatan stasiun tujuan kita walaupun tidak mengetahui rutenya, karena di atas pintu MRT disediakan papan peta untuk mengecek rute, sedang di stasiun mana MRT berhenti akan ditandai dengan lampu kedip-kedip berwarna merah. Dan di beberapa MRT juga kalau kereta sudah dekat dengan stasiun biasanya ada suara dari operator yang menyebutkan nama stasiun saat itu.

Sabtu, 23 Agustus 2014

Tempat Wisata Gratis di Singapura yang Wajib Dikunjungi (Day 2)

    Hallo masih dari ceritaku di Singapura. Nah ini hari kedua di Singapura, ah bentar banget ya liburannya harus buru-buru balik ke tempat perantauan lagi. Rencananya hari ini aku mau bangun pagi-pagi banget biar bisa lebih menikmati Singapura. Tapi apa mau dikata, dasarnya malesan ya bangun siang deh. Selain karena mungkin hari sebelumnya kecapekan banget kebanyakan destination wisata, mungkin karena di Singapura ini paginya telat alias kalau belum siang matahari belum menampakan wujudnya hehe. Alhasil pukul 09.00 waktu Singapura aku baru bangun dan berlanjut memulai wisata hari terakhirku di Singapura.


Jadi hari terakhir ini aku khususkan untuk wiata belanja. Entah itu buat beli oleh-oleh untuk kawan dan keluarga, atau membeli barang khas Singapura untuk diriku sendiri yang pasti kayaknya bakal banyakan yang buat aku sendiri, hehee. Tidak ada hedon-hedonan di Singapura, iya karena taulah di Singapura pusatnya barang-barang branded yang harganya selangit. So, ini dia referensi tempat belanja di Singapura yang ekonomis cocok untuk memborong berbagai oleh-oleh dan pernak-pernik lucu di Singapura.

14.  Chinatown
Chinatown adalah sebuah kawasan suasana seperti di China. Mayoritas penduduk di Chinatown adalah keturutan China. Oleh karenanya tempat ini sangat kental dengan budaya China terlihat pada bangunan, rumah, arsitektur, barang dagangan, dll. Wisata di tempat ini meliputi kuliner, belanja, dan juga budaya sejarah. Untuk wisata kuliner dan belanja, di Chinatown terdapat pasar yang menjual berbagai oleh-oleh. Pastikan saat belanja untuk menawar dahulu untuk mendapat harga yang pantas. Harga yang disajikan di sini menengah ke bawah cocok di kantong untuk membeli berbagai keperluan oleh-oleh khas Singapura. Untuk wisata budaya sejarah, karena berasal dari China ada bangunan klenteng untuk peribadahan dll. Untuk mencapai tempat ini dengan MRT turun stasiun Chinatown.









15.  Bugis Street
Bugis Street adalah nama sebuah jalan di Sngapura yang terkenal dengan wisata belanjanya. Sama seperti wisata belanja di Orchad Road, namun bedanya kalau di Orchad Road merupakan wisata belanja mewah, di Bugis Street ini terkenal dengan wisata belanja murah, yang cocok sekali untuk membeli banyak oleh-oleh khas Singapura. Bugis merupakan pusat berburu oleh-oleh yang lengkap dan terbesar di Singapura. Hampir semua kebutuhan ada di sini dari kaos Singapura, gantungan kunci, magnet kulkas, tas, segala pernak-pernik, dll. Untuk mencapai Bugis Street naik MRT turun di stasiun Bugis.

16.  Masjid Sultan
Masjid Sultan adalah bangunan bersejarah yang terletak di Kampung Glam, dekat dengan Arab Street. Masjid Sultan adalah masjid pertama dan terbesar di Singapura. Sekarang masjid Sultan ini menjadi tempat wisata yang ramai. Dari luar memang masjid ini berbangunan megah dengan kubah emasnya menambah kesan mewah. Dari dalam bangunan sangat luas bertingkat dengan aksen lampu besar dan mewah. Masjid ini sangat terawat, bersih, dan rapi. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Bugis.




17.  Arab Street
Arab Steet adalah nama sebuah jalan di Singapura. Arab Street adalah tempat yang kental dengan budaya timur tengah yang merupakan pusat umat islam di Singapura. Di sini terdapat berbagai tempat belanja yang berhubungan dengan islam seperti karpet, parfum, alat ibadah mukena dll. Selain itu di sana terdapat banyak kios tekstil yang menjual berbagai kain-kain termasuk kebaya dan batik. Dan untuk malam hari banyak tersedia kuliner khas arab. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Bugis.



Yak, begitulah kiranya dua hari aku habiskan untuk menikmati berbagai spot wisata di Singapura. Negara yang menurutku sangat recommended untuk dikunjungi. Thanks for reading and happy visiting..

Minggu, 10 Agustus 2014

Tempat Wisata Gratis di Singapura yang Wajib Dikunjungi (Day 1)

Sekitar satu bulan yang lalu aku mengunjungi negara ini. Singapura, negara modern dan bersih yang terlintas di pikiranku ketika aku menjejakkan kaki di sana. Tatanan kotanya sangat rapi dan bersih membuatku sangat nyaman berlama-lama berada di sana.

Perjalananku di sana sangat menyenangkan, totally i was enjoying my trip! Berjalan kaki menyusuri jalanan kota, baik cuaca dan kondisi di sana sangat mendukung. Meskipun kota, namun di sekeliling banyak pepohonan rindang yang menghiasi jalan. Berbagai gedung bertingkat tak membuat sesak lahan kota, namun perpaduan antara bangunan modern, jalan lapang yang tertata, pepohonan asri yang terawat, almost perfect!

Kiranya tiga hari berada di sana sangatlah kurang untuk menikmati seisi Singapura. Mau berhari-hari pun masih tetap kurang, hehe. Selama di sana aku habiskan untuk berjalan-jalan ke berbagai tempat wisata. Kiranya inilah berbagai tempat wisata yang aku kunjungi dalam dua hari perjalananku di sana.

1.   Merlion Park
Merlion adalah sebuah patung dengan kepala singa dan berbadan ikan yang menjadi maskot Singapura, oleh karenanya ga afdol kalau udah di Singapura ga mengunjungi tempat ini. Di Merlion park ini masuknya gratis tidak dipungut biaya, karena merupakan taman kota dan selalu buka 24 jam. Di sini kita bisa berfoto-foto sepuasnya,baik di sekitar patung Merlion itu sendiri atau di sekitar sungai yang mengelilinginya. Untuk mengambil view foto lebih bagus kalau malam hari, akan terlihat megah dengan perpaduan gelapnya malam dan lampu yang megah. Karena waktu yang tidak memungkinkan, aku mengunjunginya pada pagi hari sebagai start perjalananku di sana, namun begitu foto pemandangan yang di dapat tak kalah bagus. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Raffless Place.








2.   Esplanade
Esplanade berletak di dekat Merlion Park, dari patung Merlion udah keliatan bangunannya. Esplanade adalah sebuah pusat seni dan merupakan salah satu pusat seni yang paling aktif dan sibuk di dunia. Esplanade ini merupakan sebuah gedung besar untuk berbagai keperluan. Gedungnya besar dan bentuknya unik karena atapnya mirip buah durian. Esplanade sering digunakan untuk berbagai kepentingan, misalnya konser, teater dalam ruangan, teater luar ruangan, perpustakaan, ruangan pameran lukisan, hingga food court dan lain-lain. Masuk ke tempat ini gratis kecuali sedang ada acara yang diharuskan membeli tiket. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Esplanade.








3.   Marina Bay Sands
Marina Bay Sands adalah sebuah pusat hiburan dan resort. Bangunan ini juga sangat unik dan langka di dunia dengan 3 gedung utama yang dihubungkan dengan bangunan di atasnya yang berbentuk kapal. Marina Bay Sands ini juga sering disebut bangunan 3 tower. Bangunan ini memilik ribuan kamar hotel, restoran, kasino, mall, club malam, dll. Di sisi bangunan ini dari atas sampai bawah di penuhi dengan asri bunga-bungaan. Selain itu di bangunan berbentuk perahu yang ada di atas gedung terdapat kolam renang yang merupakan kolam renang terpanjang di dunia dengan panjang sekitar 150 meter dan berada di ketinggian 200 meter. Dengan ketinggian tersebut, kamu bisa melihat kota Singapura, Indonesia, dan Malaysia dari atas. Sangat menarik bukan? Sayangnya untuk bisa melihat keindahan itu anda harus merogoh kocek sekitar 250.000 rupiah untuk bisa naik ke kapal bangunan Marina Bay Sands tersebut. Untuk bisa sampai ke tempat ini bisa berjalan kaki dari Esplanade. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Marina Bay atau Promenade.




4.   Art Science Museum
Art Sience Museum ada sebuah museum yang berlokasi di sampingMarina Bay Sands. Bentuk bangunan ini juga unik meyerupai bunga teratai. Konon, fungsi dari bentuk bunga teratai ini untuk mengumpulkan air hujan yang menyalurkannya dalam bentuk air terjun. Art Science Museum dalah tempat pameran seni kelas dunia.


5.   Singapore Flyer
Singapore Flyer merupakan bianglala dengan ukuran yang sangat besar, bahkan merupakan yang terbesar di dunia. Memiliki 28 kabin dengan kapasitas 10-15 orang. Sekali putaran Singapore Flyer ini memerlukan waktu sekitar 30 menit. Untuk menaiki bianglala ini harus merogoh kocek 300.000 rupiah. Namun sepadan dengan harganya, dari ketinggian tesebut kamu bisa melihat kota Singapura seutuhnya, malah bisa sampai melihat Indonesia juga. Stasiun MRT terdekat adalah Promenade.


6.   Gardens by The Bay
Gardens by The Bay adalah sebuah taman unik yang juga berada di sekitar Marina Bay Sands. Dari bangunan Marina Bay Sands terdapat jalan seperti jembatan yang menghubungkan sampai di Gardens by The Bay. Dari jalan tersebut kita sudah bisa melihat pemandangan Gardens by The Bay dari atas. Lalu dari sini ada lift turun untuk sampai ke taman. Gardens by The Bay adalah taman, dan selakyaknya taman mempunyai banyak pohon dan tumbuhan hijau. Yang membuat unik adalah di sini anda dapat menemukan pohon buatan raksasa. Setiap pohon buatan terdapat tangga yang bisa dinaiki, dan antar pohon dihubungkan dengan jembatan yang panjang. Pohon-pohon buatan ini terbuat dari baja dan berfungsi untuk menampung air hujan dan juga menampung energi matahari. Pada malam hari, lampu yang dipasang di pohon buatan akan menyala, sehingga menjadi sangat indah. Untuk berkeliling di area ini tidak dikenakan biaya, namun bila anda ingin naik dan berjalan-jalan di jembatannya, anda harus membeli tiket seharga kira-kira 50,000 Rupiah. Selain itu, di area ini juga terdapat tempat konservatori tanaman dan bunga dengan harga tiket sekitar 350,000 RupiahStasiun MRT terdekat adalah stasiun Bayfront.












7.   Orchad Road
Orchad Road adalah nama sebuah jalan di Singapura. Tempat ini merupakan tempat wisata belanja di Singapura. Di sepanjang jalan ini terdapat banyak mall-mall besar dan tersohor untuk berbelanja. Untuk berbelanja di tempat ini harus menyediakan kocek yang ga sedikit ya, karena barang-barang yang ditawarkan di dalamnya merupakan barang-barang branded. Nah, kalau kamu penyuka barang branded, ga salah nih kalau datang ketempat ini, bisa dibilang surganya barang branded. Selain barang-barang branded, yang terkenal dari tempat ini adalah es potong one dollar. Konon es ini terkenal enak sekali yang memang dengan harga 1,2 dollar singapura atau sekitar 11.000 rupiah. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun Orchad.


8.   St. Andrew�s Cathedral
St. Andrew�s cathedral adalah gereja pertama dan terbesar di Singapura. Bangunan gereja ini adalah bangunan kuno berwarna dinding putih. Dengan bangunan kuno ini, St. Andrew�s Cathedral terlihat bersejarah dan indah. Selain itu, cathedral ini telah ditetapkan sebagai salah satu monumen nasional Singapur pada tahun 1973. Memasuki area cathedral ini gratis. Stasiun MRT terdekat adalah stasiun City Hall.




9.   Sentosa Island
Sentosa Island merupakan pulau kecil yang terpisah dari pulau kota Singapura itu sendiri. Masuk pulau ini juga gratis hanya membayar transportasi untuk kesini. Untuk bisa sampai ke pulau ini bisa dilakukan dengan berbagai transportasi seperti naik kereta gantung, MRT, bus, atau jalan kaki. Aku memilih untuk naik MRT dengan membayar sekitar 40.000 rupiah PP. Di pulau ini ada 3 stasiun MRT ang berdekatan dengan berbagai spot wisata. Sedangkan untuk naik kereta gantung tarifnya sekitar 300.000 rupiah. Setelah sampai di Pulau Sentosa ini banyak sekali tempat wisata di dalamnya antara lain Universal Studios, Replika Patung Merlion, dan Siloso Beach.

10.  Universal Studios
Universal Studios ini merupakan tempat bermain seperti Dufan di Jakarta. Dengan ikon bola dunia berwarna biru dengan tulisan Universal Studios yang mengelilinginya, tempat wisata ini terlihat sangat menarik. Untuk masuk ke Universal Studios ini cukup mahal sekitar 600.000 rupiah, malah kalau hari libur tanggal merah bisa sampai 1juta rupiah. Kalau hanya berkunjung, anda bisa berfoto-foto di depan ikon bola tersebut dan berbagai spot di sekitarnya.




11.  Replika Patung Merlion
Tidak jauh dengan Universal studios dengan berjalan kaki bisa di dapat tempat wisata replika patung Merlion. Sebenarnya tidak jauh, namun kalau capek berjalan kaki bisa naik MRT seperti yang tadi dan tidak perlu membayar lagi karena semuanya sudah include pembayaran di awal 40.000 rupiahtadi. Hanya saja patung ini tidak mengeluarkan air dari mulutnya seperti di Merlion Park. Di dekat patung ini juga ada tulisan Sentosa yang merupakan nama dari pulau ini yang bisa diabadikan untuk berfoto-foto.




12.  Siloso Beach
Tempat wisata selanjutnya di Sentosa Island adalah Siloso beach. Siloso Beach merupakan pantai pasir putih. Konon, pantai ini merupakan pantai buatan, Subhanalloh. Di sekitar pantai ini juga ada cafe yang menyuguhkan pertunjukan musik life. Aku menghabiskan waktu cukup lama hanya untuk view di pantai ini. Jam sudah menunjukkan pukul 18.30 namun hari masih saja terang benderang. Di Singapura ini berbeda dengan Indonesia, malamnya lama. Hari baru mulai gelap pukul 19.00 jam Singapura.



13. Clark Quay
Clark Quay merupakan salah satu tempat wisata kuliner di Singapura. Tempat ini berada di sepanjang sungai. Nah tempat ini adalah ujung petualanganku pada hari pertama di Singapura ini. Wah lumayan juga ya satu hari aku bisa mengunjungi sebanyak 13 tempat wisata hehe. Sekalian ni kan udah malem saatnya makan malam dna pas banget nyampe di Clark Quay. Di sini pusatnya makanan, dari yang murah sampai yang mahal banget sejenis cafe-cafe gitu. Di sekitarnya ada Mall dan berbagai tempat makan yang memadati setiap pinggir sungai. Kebanyakan darinya adalah cafe-cafe tempat makan dan nongkrong. Tempat ini kalau malam sangat padat dengan pengunjung. Selain itu juga ada pertunjukan musik jalanan, atau permainan yang memacu adrenalin.




*To be continued*