Minggu, 20 Juli 2014

Trio Kwek-Kwek yang Legendaris, Yes We Are!

Inginku mengukir nama mereka di sini. Namanya Amiratih Wahyu Isrofinatun dan Demetrya Duhita Hayuningtyas.

Ratih (kiri), Tya (kanan)

Mereka adalah teman teman terbaikku, yang dengan mereka aku tak pernah merasa sendiri, hanya canda tawa yang ada saat bersama. Sampai sempat aku menuliskan di social mediaku:


With truly friends doesn't need anything to make our togetherness precious...

Yang nyatanya emang bener, kita tak memerlukan apapun atau melakukan apapun untuk membuat kebersamaan kita bernilai, karena nilai itu sendiri ada pada kebersamaan.

Kemaren sempat kita menghabiskan sehari semalam berkumpul bareng. Lucu. Sempat terlontar kalimat, dipikir-pikir sekarang kita udah tua ya, jaman SMA berapa tahun yang lalu? Hehe, soalnya kita deket banget ya dari saat SMA itu.

Ratih, teman yang udah lama banget aku kenal, sekitar 13 tahun yang lalu. Kita se-SMP bareng, dari mulai kelas 1 SMA sekelas. Tapi saat SMP kita ga deket-deket banget, cuma temen biasa. Dia orangnya kalem dan lugu, yang sering jadi ceng-cengan diantara kami bertiga. Tapi jadi lucu malahan karena kepolosannya itu. Mau gimanapun, kita sayang sama kamu, kalau becandaan jangan dianggep serius ye :p yang selalu aku ingat dari kamu itu ya ndut, gonta-ganti pacar hahaha sampai inget lo aku mantan-mantanmu mana aja dari dulu SMA sampai sekarang. Diet jadi kurus ga usah, bagusan kayak gitu.

Tya, dia adalah temen SMA ku, sekitaran 10 tahun yang lalu aku kenal. Pertama kenal kita udah jadi temen deket, bersama Ratih juga kita mendirikan Trio Kwek-Kwek, hehehe, sampai sekarang setelah dewasa pun namanya masih seperti itu, maksa banget ya. Diantara kami bertiga, tya adalah sosok yang dewasa dan realistis. Kadang bijak, kadang terlalu realistis menurutku. Tapi bisalah mengimbangiku yang manja, ceplas-ceplos, dan suka bingung sendiri, hehe. Kalo kesannya dari Tya itu suka pake baju seksi ahahaha:p

Dari dulu sampai sekarang kalau kita ngumpul seringnya ngelakuin hal-hal yang ga penting banget. Sampai dipikir-pikir hal penting yang pernah kita lakukan adalah fix ga ada. Dari mulai jalan muter-muter doang,nongkrong-nongkrong bareng, sampai cuma ngumpul dan nginep ditempat siapa gitu yang dilakukan ya cuma cerita-cerita ketawa-ketiwi, narsis pasti ga ketinggalan pake berbagai properti yang isshh alaybin lebay yang akhirnya cuma buat koleksi pribadi doang saking malunya kalau dipublish, hehe, perawatan facial bareng yang akhirnya pasti diujungi dengan molor bersama. Kebersamaan seperti itu yang membuat satu persatu kita rindu akan masa-masa itu.

Ratih, sekarang dia udah kerja di Karawang, yang pastinya jauh dari kita. Sedang Tya masih di Jakarta aja. Dan aku? Sekarang sih masih di Jakarta, gatau berapa lama lagi akan dimana, semoga lebih dekat. Makanya, sekarang kita lagi quality time banget, kalau ada moment ngumpul dipergunakan sebaik-baiknya. Udah banyak banget ni planning ngumpulnya, kesana-kesini, liburan bareng, jalan-jalan, ah, semoga semua terealisasi dengan lancar, teman-teman terbaikku.. :)

Pernah saat iseng kita berkhayal. Satu, dua, lima tahun lagi kita akan jadi seperti apa ya? Kalau udah pada nikah jangan pada lupa ya? Terus ujung-ujungnya kalau udah perbincangan kayak gitu aku yang selalu nyamber �harus aku duluan ya, harus, awas kalau pada ngeduluain!� hahaha, dan pada akhirnya semua hanya menjawab dengan jawaban �iya iya!�













































** with love **

Sepanjang Anyer...

Sebenernya lagi ga mikir buat liburan, tapi diajakin, ya ayolah kita belibur, hehehehe..

Hari Sabtu, 21 Juni 2014 aku dan teman seruanganku diajak keluarga senior kantor buat liburan ke Anyer. Wah bakalan seru banget ni pikirku. Karena aku emang cinta banget sama pantai, udah ga kebayang asiknya sepanjang jalan dipenuhi pantai-pantai indah dan mempesona juga ada water sportnya loh.

Anyer ada di kawasan Cilegon, Jawa Barat. Kalau diliat di peta jadinya kaya gini nih:



Ini penampakan peta dari tempatku di Utan Kayu, Jakarta Timur. Jarak yang akan ditempuh sekitar 112 km dengan waktu tempuh +2,5 jam perjalanan. Tapi ini jakarta, dimana-mana macet! Jadi realisasinya pasti melebihi itu.

Pukul 07.00 WIB kami memulai perjalanan berangkat menuju Anyer. Aku bersama mbak Agustin berangkat dengan keluarga ibu Anastasia yang merupakan seniorku di kantor. Ibu Ana begitu beliau sering disapa, datang bersama suami beliau, adik ipar, dan Angel serta Betrik yang merupakan anak dan keponakan beliau. Angel dan Betrik ini lucu banget, mereka udah gampang akrab denganku dan mbak Agustin, padahal baru pertama kenal dan ketemu. Karena jalanan tidak begitu macet juga kita membutuhkan 3,5 jam perjalanan, pukul 10.30 WIB akhirnya kita sampai di kawasan Anyer.

Pantai yang pertama kita kunjungi adalah pantai Karang Bolong. Nah kenapa dinamaiKarang Bolong? Kurang lebih karena di sini ada bagian yang tertutup yang berbentuk seperti karang yang berlubang di bagian bawahnya, hehe, ini menurutku aja sih (sotoy banget). Jadi kita bisa naik ke puncak untuk melihat view pantai dari atas. Sejuk dan syahdu banget.


















Ini dia yang namanya Angel sama Betrick, lucu kan, cantik-cantik deh. nah itu foto yang di atas pada manyun gitu karna lagi nganbek, hehe. malah jadi makin lucu, sayang kalian <3

Setelah berkelilng, mendak, berfoto ria, dan menikmati suasana sejenak, dirasa hari sudah menuju pertengah hari, saatnya kita menuju tempat makan. Makanan yang dipilih pun khas ala-ala pantai yaitu ikan dan beraneka seafood. Kita pun dibawa ke tempat langganan ibu Ana, di sana ikan dan seafoodnya masih mentah, tinggal pilih ikan dan seafood yang dipengen dan jenis masakannya, hm so nyumi..

Setelah kenyang, kami menju tempat penginapan, yang lagi-lagi penginapan yang merupakan cottage langganan keluarga ibu ana, namanya Niki Aki Cottagae. Di cottage ini tersedia berbagai jenis kamar, seperti kamar biasa yang terdiri dari 3 bed dan kamar family yang lumayan besar terdiri dari beberapa ruang bersekat untk kamar tidur dan ruang tamu. Masing-masing kamar dibandrol dengan harga Rp 300.000,00. Not bad lah untuk harga dan kenyamanan yang diberikan. Fasilitas kamar standar ada tv dan ac. Untuk fasilitas luar ada kolam renang dan restoran untuk pesan makanan.

Cottage Niki Aki ini dekat sekali dengan pantai, tinggal nyebrang jalan udah sampai. Siang hari kami gunakan untuk mengistirahatkan badan sejenak, dan begitu juga denganku, hehe, aku tidur siang sampai kira-kira pukul 16.00 saat Angel dan Betrik mengetuk pintu membangunkanku. Ternyata mereka mengajak aku dan mbak Agustin ke pantai mainan air dan pasir, hm, feel so good, lets rock this afternoon!

Pantai yang dekat dengan cottage namanya pantai Lombok Anyer. Sesampai disana kami hanya menikmati suasana damainya hamparan pantai yang luas, sementara Angel dan Betrik tentu saja udah nyebur mainan air dan pasir. Mereka mengajakku untuk mainan air, tapi nanti dulu ya, masih asik menikmati pantai dan bernarsis ria hehehe.















Setelah hari menjelang sore, akhirnya aku nyebur juga ke pantai. Yang namanya ke pantai, ga basah-basahan ga asik lah ya. Sembari ditemani es kelapa muda, menyaksikan senja yang sedang datang menjemput harinya, subhanalloh, what a perfect creatures, seeing those makes me feel very small in front of You, and knowing how great You are, God..











Maghrib pun tiba, kami menyusul keluarga ibu Ana yang sudah duluan kembali ke cottage.

Karena kecapekan, kami pun bangun kesianga. Sekitar pukul 07.00 pintu diketuk-ketuk oleh Angel dan Betrik yang sudah ramai di depan kamar kami. �Ayo kak ke pantai, ayo!� rengek mereka. Mata susah banget untuk melek, katanya ga usah mandi, mandinya di pantai aja, hahaha, emang gini sih kalau tempat deket pantai, enaaaaak banget berasa tiap hari liburan terus, everyday is holiday.



Pada akhirnya kami berganti baju yang sangat casual karna mau mainan air lagi, yang padahal diam-diam Angel dan Betrik udah janji ga akan mainan air lagi, cuma mainan pasir dan basah-basahan kaki, hehe, tapi akhirnya juga nyemplung deh, hhmm. di sela-sela duduk ditepian pantai, tiba-tiba ada orang yang nawarin banana boat, seru juga deh kayaknya, akhirnya aku dan mbak Agustin mau mencoba ni water sport di pantai Lombok ini. Banana boat di sini masih tergolong murah, per orang kena Rp 25.000,00 aja untuk paket ini hanya berkeliling pantai dan dijatohin 2 kali di tengah dan di pinggir pantai. Mau berberapapun kamu, berdua aja juga bisa seperti yang aku lakukan sama mbak Agustin, habisnya yang lain pada ga mau ikuta sih, tapi pak Eko yang merupakan suami dari ibu Ana mendampingi kami ikut speed boat. Padahal naik banana boat itu minimal bertiga, alhasil satu diantara mas-masnya yang jaga ikut naik bersama kami. Nah ada paket lagi nih, jadi paket banana boat sambil melihat terumbu karang.jadi setelah dijatohin di tengah laut, naik lagi ke banana boat kita ga langsung dibawa kembali ke pinggir, namun dibawa ke pantai bagian lain untuk melihat terumbu karang di sana. Untuk paket banana boat dan terumbu karang ini per orang kena Rp 50.000,00. Sebenernya aku join paket yang terumbu karang, namun setelah dijatohin di tepi terumbu karang ternyata pas ombak laut gede-gedenya, jadi kami gagal untuk menyaksikan keindahan terumbu karang di lautan itu. Naiklah kami di banana boat sembari diantar kembali ke pantai tempat semula. Finish akhirnya mainan air pagi ini sukses membuat hariku ceria, huahahha.




Oke guys, sekian dulu cerita liburanku di Anyer. Pantai, yang berapapun aku sering mengunjunginya, takkan pernah bosan ku merasakan. <3<3<3